KETRAMPILAN MANAGER DALAM ORGANISASI
Thursday, June 13, 2013 | 0 comment(s)
BAB I
PENDAHULUAN
Berbicara
mengenai manajemen, manajemen itu sendiri dibutuhkan oleh semua organisasi,
karena tanpa manajemen semua usaha akan sia – sia dan pencapaian tujuan akan
lebih sulit. Dalam prakteknya, manajemen juga dibutuhkan dimana saja orang –
orang bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Akan tetapi, dilain sisi
fungsi – fungsi manajemen tidak akan berjalan lancar tanpa komando dari seorang
manajer dengan keterampilan sesuai dengan tingkatannya.
Pada
pokok pembahasan dalam makalah ini berfokus pada macam – macam keterampilan
manajer yang sangat berhubungan dengan pengelolaan organisasi. Karena
keterampilan merupakan salah satu unsur yang penting dalam manajemen yang dibutuhan
oleh manajer untuk mengelola suatu organisasi.
Dengan
demikian untuk mencapai tujuan yang diinginkan melalui proses manajemen
tersebut, tentunya dimulai dari bagaimana memahami dirinya sendiri sebagai
manajer atau pimpinan tentang gaya atau seni yang akan ditetapkannya, bagaimana
kemampuan dan ketrampilan yang dimilikinya dan srategi apa yang digunakan untuk
mempercepat proses pelaksanaan pencapaian tujuan tersebut, yang pada akhirnya
capaian yang diinginkan tersebut dapat berjalan secara efisien dan efektif.
Permasalahan :
1. Apakah pengertian manajemen dan
manajer?
2.
Pengertian
keterampilan manajer?
3.
Apa
saja macam-macam keterampilan manajer?
4.
Pentingnya
keterampilan manajer dalam suatu organisasi?
5.
Kriteria
manajer yang terampil dan tidak terampil
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Manajemen dan Manajer
Kata manajemen berasal dari Bahasa Italy
yang berarti “pengendalian”dan dari bahasa latin manus yang berarti
“tangan”. Kata ini lalu terpengaruh dari bahasa Perancis manage yang
berarti “kepemilikan kuda”(yang berasal
dari Bahasa Inggris yang berati seni mengendalikan kuda) dimana bahasa
Inggris ini berasal dari bahasa Italy.
Bahasa Perancis lalu mengadopsi kata ini dari Bahas Inggris menjadi Manajement,
yang memiliki arti “seni yang melaksanakan dan mengatur”.
Definisi
Manajemen menurut para ahli :
1. George
R Terry
Manajemen
adalah suatu proses pencapaian tujuan yang telah ditentukan sebelumnya dengan
mempergunakan bantuan orang lain.
2. Mary
Parker Follet
Manajemen adalah seni
menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang
manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan
organisasi.
Atas
dasar uraian di atas, kita bisa menyimpulkan bahwa pada dasarnya manajemen
dapat didefinisikan sebagai bekerja dengan orang-orang untuk menentukan,
menginterpretasikan dan mencapai tujuan-tujuan organisasi dengan pelaksaan
fungsi-fungsi perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pengarahan
(actuating) dan pengendalian (controling).
Pengertian Manajer
Definisi
Manajer menurut beberapa ahli :
a.
Robert Tanembaum
Manajer adalah seseorang yang mengarahkan orang lain dan bertanggung jawab
atas pekerjaan tersebut. Pemimpin adalah mereka yang menggunakan wewenag formal
untuk mengorganisasi, mengarahkan dan mengontrol para bawahan yang
bertanggungjawab, supaya semua bagian pekerjaan dikoordinasi untuk mencapai
tujuan perusahaan.
b.
Griffin, 2007
Manajer adalah seseorang yang dapat membuat keputusan terkait dengan fungsi
manajemen terhadapa sumberdaya yang dimiliki.
Jadi pada dasarnya manajer adalah setiap orang yang mempunyai tanggung jawab atas bawahan dan sumber daya-
sumber daya organisasi lainnya.
B.
Pengertian
Keterampilan Manajer
Menurut Bigelow (1998)
Keterampilan manajerial berkaitan dengan teori, teknik,
dan pedoman perilaku, yang bila diaplikasikan secara tepat akan meningkatkan
performa keberhasilan seorang manager.
C.
Macam-Macam
Keterampilan Manajemen Dalam Suatu Organisasi
1) Keterampilan
Konseptual
Keterampilan Konseptual adalah kemampuan kognitif
untuk melihat organisasi sebagai suatu sistem utuh dan hubungan antar bagiannya.
Keterampilan konseptual mencakup pemikiran, pemrosesan informasi, dan kemampuan
perencanaan manajer. Serta juga mencakup mengetahui posisi suatu departemen di
organisasi dan posisi organisasi di dunia industri, masyarakat, serta
lingkungan bisnis dan sosial yang lebih luas. Ini berarti kemampuan untuk
berpikir strategis, memiliki pandangan luas dan berjangka panjang, serta untuk
mengidentifiksi, mengevaluasi, dan memecahkan berbagai persoalan rumit.
Keterampilan
konseptual diperlukan oleh setiap manajer, tetapi lebih diperlukan oleh manajer
puncak. Banyak tanggung jawab manajer puncak, seperti pengambilan keputusan,
alokasi sumber daya dan inovasi, yang membutuhkan pandangan luas.
2) Keterampilan
Interpersonal
Keterampilan Interpersonal adalah kemampuan manajer
untuk bekerja dengan dan melalui orang lain, serta bekerja secara efektif
sebagai anggota tim. Keterampilan ini tercermin lewat kemampuan manajer untuk
berhubungan dengan orang lain, termasuk kemampuan untuk memotivasi ,
memfasilitasi, mengkoordinasi, memimpin, mengkomunikasikan dan menyelesaikan
konflik. Seorang manajer dengan keterampilan interpersonal memungkinkan bawahan
untuk mengungkapkan diri mereka tanpa takut dicemooh, mendorong partisipasi,
dan menunjukan apresiasi terhadap upaya karyawan. Keterampilan interpersonal sangat
penting bagi seorang manajer yang bekerja secara langsung dengan karyawan dalam
keseharariannya. Banyak organisasi yang kehilangan orang-orang baik karena
pimpinan lini depan mereka gagal menunjukkan penghargaan dan kepedulian bagi
para karyawan. Namun, keterampilan Interpersonal menjadi makin penting bagi
manajer disemua tingkat.
3) Kemampuan
Teknis
Kemampuan teknis adalah pemahaman dan penguasaan
dalam melaksanakan tugas tertentu.
Keterampilan ini mencakup penguasaan metode teknik dan peralatan yang
digunakan dalam funsi-fungsi tertentu seperti rekayasa, manufaktur, atau
keuangan. Keterampilan ini juga mencakup pengetahuan khusus, pengetahuan
analisis serta kompetensi penggunaan alat dan teknik untuk menyelesaiakan
masalah dalam disiplin tertentu. Ketrampilan teknik terutama sangat penting
ditingkat organisasi yang lebih rendah. Banyak manajer memperoleh promosi untuk
mengerjakan tugas manajemen pertama mereka berkat keterampilan tekhnik yang
baik. Namun, keterampilan teknik menjadi makin tidak penting dibanding
keterampilan interpersonal dan konseptual seiring naiknya manajer dalam hierarki
organisasi.
Selain ketiga keterampilan pokok diatas, masih ada
beberapa keterampilan lain yang harus dimiliki oleh seorang manajer.
Diantaranya adalah :
1. Keterampilan
administratif
Yaitu seluruh
keterampilan yang berkaitan dengan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan,
dan pengawasan. Keterampilan ini mencakup kemampuan untuk mengikuti kebijakan
dan prosedur mengelola dengan anggaran terbatas dan sebagainya.
2. Keterampilan
diagnostik
Yaitu kemampuan untuk
meneliti suatu masalah dan kemudian memutuskan dan menerapkan suatu tindakan
perbaikan.
3. Keterampilan
politis
Yaitu kemampuan untuk
memperoleh kekuatan atau kekusaan yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan.
Termasuk didalamnya untuk menguasai orang lain.
4. Keterampilan
desain
Yaitu kemampuan untuk mencari
dan merancang solusi praktis dan tepat atas setiap masalah yang dihadapi.
D.
Pentingnya
Keterampilam Manajemen Dalam Suatu Organisasi
Pentingnya keterampilan manajemen untuk para
profesional administrasi melampaui pertumbuhan profesi dan perkembangan karier
yang meningkat. Manfaat keterampilan manajemen untuk para profesional
administrasi, dan juga untuk tim yang mereka dukung, tidaklah sedikit.
Komunikasi yang lebih efektif, efisiensi yang meningkat dan kemampuan yang
lebih besar untuk menangani konflik hanyalah beberapa hasil dari peningkatan
keterampilan manajemen untuk para profesional administrasi.
Manfaat keterampilan dalam suatu
organisasi, antara lain:
-
Membangun perbendaharaan keterampilan dan kemampuan
manajerial
-
Membangun citra profesi yang berhasil
-
Menguasai komunikasi dan keterampilan-keterampilan
manajemen yang lain untuk para profesional administrasi
-
Menangani konflik dan wacana dengan kelincahan dan
profesionalisme
-
Menuliskan rencana tindakan untuk keberhasilan di masa
depan
E.
Kriteria
Manajer yang Terampil dan Manajer yang Gagal Mengaplikasikan Keterampilannya
1. Kriteria
Manajer yang Terampil
·
Mempunyai rasa percaya diri yang besar
·
Berpandangan jauh ke depan
·
Berwawasan luas
·
Berorientasi pada tujuan dan hasil
·
Mau mengambil resiko
2. Kriteria
Manajer yang gagal mengaplikasikan keterampilannya
·
Manajer gagal mendengarkan pelanggan
·
Tidak mampu membentuk tim yang solid
·
Tidak mampu melaksanakan rencana yang strategis
·
Kemampuan interpersonal yang buruk
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Robert L. Katz mengidentifikasikan 3 tipe
keterampilan yang harus dimiliki oleh setiap manajer, antara lain keterampilan
konseptual, keterampilan interpersonal dan keterampilan teknis. Selain ketiga
keterampilan diatas, masih ada beberapa keterampilan yang harus dimiliki
seorang manajer yaitu keterampilan administratif, keterampilan diagnostik,
keterampilan politis, dan keterampilan desain.
Meskipun seorang manajer harus
memiliki ketiga jenis keterampilan, tetapi berbeda dalam tingkatannya. Semakin
tinggi tingkat manajemen semakin sedikit keperluan akan keterampilan teknis
yang diperlukan, tetapi semakin besar keterampilan konseptual yang dibutuhkan
dan sebaliknya semakin rendah tingkatan manajemen semakin membutuhkan
keterampilan teknis, karena manajemen tingkat pertama harus berhubungan
langsung dengan pekerjaan dan masalah – masalah teknis operasional, dilain
pihak setiap manajer perlu memiliki keterampilan manusiawi yang relatif sama
karena mereka selalu berhubungan dengan bawahan dengan intensitas yang relatif
sama.
B.
Saran
Agar pengelolalaan dalam organisasi berjalan dengan
lancar, seorang manajer harus memiliki ketiga keterampilan diatas. Tetapi akan
lebih baik lagi jika seorang manajer juga memiliki keterampilan tambahan agar
tujuan yang diinginkan dapat berjalan dengan efisien dan efektif. Keterampilan
yang dimiliki oleh manajer harus disesusaikan dengan tingkatan manajer dalam
mengurus organisasi.
DAFTAR
PUSTAKA
Hani
Handoko, T. 2007. Manajemen.Yogyakarta
: BPFE
Mochammad
Edris, P. Winahyuningsih. 2010. Manajemen.
Kudus.
Daft,
Richard L. 2010. Era Baru Manajemen. Jakarta
: Salemba Empat.
>






